Antagonis Abu-abu dalam “Suicide Squad”

posbali.id

DENPASAR, POS BALI ONLINE – Salah satu film yang kini sedang diputar bioskop di Denpasar dan Kuta adalah film bertajuk Suicide Squad.

Namun, biasanya dalam struktur cerita film, dalam membangun cerita dramatis biasanya ada penokohan protagonis dan antagonis untuk mengarahkan emosi penonton. Di film ini, sutradara David Ayer justru menampilkan karakter antagonis justru menjadi abu-abu bahkan lebih mengarah ke protagonis.

Cerita asli Suicide Squad sendiri diangkat dari cerita komik klasik milik DC Comics karya Robert Kanigher dan Ross Andru pada 1959 yang muncul perdana dalam edisi Brave and the Bold. Suicide Squad adalah pasukan khusus yang dibentuk oleh pemerintah AS dengan nama lain Task Force X, namun materinya terdiri dari sembilan penjahat.

Di film ini, ke-9 penjahat itu adalah Deadshot (diperankan Will Smith), Harley Quinn (Margot Robbie), Rick Flag (Joel Kinnaman), Katana (Karen Fukuhara), Captain Boomerang (Jai Courtney), El Diablo (Jay Hernandez), Killer Croc (Adewale Akinnuoye-Agbaje), Slipknot (Adam Beach), dan Echantress (Cara Delevingne).

Kelompok penjahat papan atas ini diambil dari penjara Belle Reve yang menahan khusus penjahat kelas kakap. Misinya adalah sederhana, melaksanakan tugas-tugas yang diperintahkan oleh pemerintah. Jika berhasil melaksanakan misi, maka mereka akan dikurangi masa tahanannya sebagai imbalan. Dan jika berusaha kabur ketika melaksanakan tugas, maka sebuah chip yang sudah ditanamkan di kepala mereka akan diledakkan.

Sutradara sekaligus penulis naskah film ini, David Ayer memberikan teknis visualisasi pewarnaan yang lebih berwarna. Seakan mencoba lepas dari karakterisitik tokoh DC Comics yang terkesan gothic, versi kali ini banyak sekali memadukan warna-warna cerah. Disesuaikan dengan karakter, Harley Quinn dan Joker (diperankan Jared Leto), yang sejatinya memang bukan dari salah satu kelompok Suicide Squad, lebih ditampilkan sisi megalomanianya.

Joker yang dikemas sebagai salah satu karakter utama ketika promosi serta sering muncul dalam trailer film, justru mendapat porsi yang tidak banyak dalam film. Perannya pun hanya sebagai klise asmara dengan Harley Queen, tidak dalam cerita utama Suicide Squad. Kemudian tokoh-tokoh lainnya juga terlihat tidak terlalu berperan dalam misi. Kurang kuatnya cerita membuat tingkat konflik dalam film terlalu sederhana. ant

 

 

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!