Aksi Bersih di Pantai, Puluhan Kilogram Sampah Diangkat ke Permukaan

posbali.id

BULELENG, POS BALI.ID – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, Minggu (22/4/2018) sejumlah penggiat lingkungan bersama masyarakat Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng, menggelar aksi bersih-bersih di pantai Desa Bondalem. Aksi yang dimonotori olej kelompok konservasi laut Bahari Prawara Bondalem, menyasar sampah plastik yang berserakan disepanjang bibir pantai desa setempat.

Adapun yang terlibat dalam aksi itu yang mayoritas penyelam itu diantaranya, Balawista Sangsit, Reef Check, Organisasi Pemandu Selam Tulamben (OPST), serta sejumlah aktivis dan pecinta lingkungan yang ada di Kecamatan Tejakula. Mereka turun untuk membersihkan sampah yang tenggelam ditengah laut, yang merusak lingkungan perairan bawah laut.

Ketua Kelompok Bahari Prawara, Nyoman Adi Sancaya mengatakan, dari aksi yang dilakukan ini setidaknya ada sebanyak puluhan kilogram sampah yang menutupi terumbu karang di spot under water Pantai Sasahan, Desa Bondalem yang berada di kedalaman 0,5 meter sampai dengan kedalaman 15 meter dengan luasan venue sekitar 3 kilometer, berhasil dibersihkan untuk diangkat ke permukaan.

“Paling parah itu, sampah berupa karung plastik, karena langsung mengendap menyebabkan karang berwarna putih. Ya, karang bisa mati. Selain sampah karung plastik, juga ada pampers serta jaring nelayan yang menempel menutupi sejumlah terumbu karang,” kata Sancaya.

Kata dia, disepanjang laut Desa Bondalem memiliki bentuk terumbu karang yang memanjang dari arah barat ke timur. Untuk membersihkan jaring yang melekat di terumbu karang, diakui Sancaya, memang cukup sulit karena memerlukan kejelian. Menurut Sancaya, sumber sampah tersebut berasal dari bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di Desa Bondalem.

“Banjir itu merusak kawasan konservasi yang terancam mengalami sedimentasi (pemutihan, red). Kebanyakan sampah kiriman, karena bagian muara yang merupakan daerah aliran sungai,” jelas Sancaya.

Meski begitu, pihaknya akan terus berupaya membersihkan untuk bisa menyelamatkan kondisi bawah laut di perairan Desa Bondalem. Sebab kata dia, kawasan perairan Buleleng timur banyak memiliki venue sport dive yang lengkap. “Setiap bulan kami rutin melaksanakan penyelaman membersihkan sampah yang menutupi terumbu karang untuk menghindari tutupan sedimentasi,” pungkas Sancaya.

Untuk diketahui, dalam memperingati Hari Bumi Tahun 2018 ini, Balawista Sangsit juga menggelar beberapa kegiatan. Diantaranya, sosialisasi bank sampah, pengenalan Balawista kepada anak-anak SD yang melibatkan beberapa elemen masyarakat setempat. 018

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!