Dua Anggota Dewan Dapil Abiansemal Terdegradasi

posbali.id

MANGUPURA, POS BALI – Pemisahan Dapil Petang-Abiansemal oleh KPU RI disambut positif partai politik pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Dapil petang yang memiliki tiga kursi DPRD Badung pun menjadi rebutan partai politik untuk menambah jumlah raih kursi. Termasuk partai pemenang pileg, PDIP.

Saat Pileg 2014 Dapil Abiansemal-Petang mendapat jatah 11 kursi. Anggota DPRD badung yang terpilih dari dapil ini didominasi dari kecamatan Abiansemal 9 Kursi kecamatan Petang 2 Kursi, yakni I Nyoman Giri Prasta (PDIP) dan I Nyoman Soka (Golkar). Namun pasca Nyoman Giri Prasta di PAW karena duduk sebagai Bupati Badung, Praktis Kecamatan Petang hanya memiliki 1 Anggota DPRD, sementara 10 lainnya dari kecamatan Abiansemal. Dengan pemisahan dapil, Abiansemal mendapat 8 kursi. Artinya, saat Pileg 2019 nanti. dua anggota di kecamatan Abiansemal harus rela dirumahkan alias terdegradasi karena hanya mendapat jatah 8 kursi. Sementara dua nama baru akan muncul di Dapil Petang, jika seorang incumbent I Nyoman Suka mampu mempertahankan kursinya untuk dapil Petang.

Sekertaris DPC PDIP Badung, Putu Parwata, mengatakan, pemisahan Dapil Petang-Abiansemal memberikan peluang masyarakat di Kecamatan tersebut dalam memilih perwakilanya di kursi dewan. “Kami akan melakukan pembahasan terkait hal ini termasuk masalah calonnya,” kata Parwata. Dari arahan Ketua DPC PDIP Badung, kata dia, perolehan kursi di Dewan Badung wajib naik dari yang sebelumnya 16 kursi.

“Hari Sabtu nanti kita mendapatkan arahan serta melakukan perumusan terhadap Pileg dan Pilkada Bali  dari DPD PDI Perjuangan dan arahan tersebut nantinya disebarluaskan ke masing-masing kabupaten dan kota yang ada di Bali,” ujarnya, Kamis (12/4).

Hal yang tidak jauh berbeda juga dikatakan oleh Sekretaris DPD II Golkar Badung I Wayan Suyasa. Suyasa menyambut baik keputusan KPU memisahkan dapil Abiansemal-Petang sebagaimana yang diusulkannya beberapa waktu lalu. “Secara tata wilayah, kecamatan petang cukup luas. Artinya pemisahan dapil membuat representatif masyarakat yang terwakili menjadi lebih banyak secara kewilayahan, mengingat saat dapil masih gabung mayoritas anggota yang terpilih dari Kecamatan Abiansemal,” katanya secara terpisah.

Sebagai partai besar, kata Suyasa, dari tiga kursi di dapil Petang, Golkar mempertahankan 1 kursi. “Dari tiga kursi itu, kami yakin dan optimis minimal dapat 1 kursi,” tegas Suyasa yang kini duduk di Ketua Komisi II DPRD Badung

Untuk diketahui, dari 40 Anggota DPRD Badung, PDIP memperoleh 16 kursi, Golkar 10 Kursi, Demokrat 7 Kursi, Gerindra 4 kursi, Hanura 2 kursi dan Nasdem 1 kursi.  Dapil Petang-Abiansemal 11 Kursi, yakni dari Petang I Nyoman Suka (Golkar), dan Abiansemal, I Made Ponda Wirawan (PDIP), I Putu Alit Yandinata (PDIP), IB Sunarta (PDIP), Nyoman Gede Wiradana (PDIP), I Nyoman Dirgayusa (PDIP), I Made Subawa (Hanura), I Nyoman Oka Widyanta (Demokrat), I GN Shaskara (Golkar), I Nyoman Sentana (Gerindra) dan I Gede Suardika (Nasdem).

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memutuskan menjadi dua dapil melalui surat Nomor 280/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018 tentang Penetapan Dapil DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota di wilayah Bali dalam Pemilu 2019. Dengan keputusan tersebut, kabupaten Badung terbagi menjadi 6 dapil. Dapil 1 kecamatan Mengwi dengan jumlah 10 kursi, Dapil 2 Abiansemal dengan 8 kursi, Dapil 3 Petang dengan 3 kursi, Dapil 4 Kuta Selatan dengan 8 kursi, Dapil 5 Kuta dengan 5 Kursi, dan Dapil 6 Kuta Utara 6 Kursi. 020

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *