16 Hektar Lahan Berisi Padi Ciherang di Panen

posbali.id

KLUNGKUNG, POS BALI.ID – Indonesia yang diterpa isu untuk melakukan impor beras, kembali menggalakan panen padi di bulan Pebruari ini. Seperti yang dilakukan di Subak Lepang Tempek Bias, Desa Lepang, Kecamatan Banjarangkan, Rabu (7/2) kemarin yang dilakukan oleh Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta bersama Penanggung Jawab Upsus Provinsi Bali, Kresno Suharto. Tercatat dalam panen itu ada 16 hektar lahan yang dipanen dengan jenis padi Ciherang yang sudah berumur 100 sampai 105 hari setelah tanam.

Dengan berbekal cita-cita untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia, membuat Penanggung Jawab Upsus Provinsi Bali, Kresno Suharto membawa program Upaya Khusus (upsus) ke Klungkung untuk meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia semakin baik.

“Manfaat nyata dan positif dari program upsus pajale ini antara lain adanya perubahan etos dan semangat kerja,luas lahan yang digarap makin meningkat, pengetahuan tentang bercocok tanam makin luas dan telah berdampak sangat signifikan bagi hasil panen para petani,” ujarnya.

Dari program Upsus tersebut, Kresno menyatakan petani akan dibantu dengan benih padi dan pupuk. Untuk keseluruhan proses dari penanaman, saat panen, sampai pengolahan akan didata dan dikirim ke pusat. Sehingga nantinya, data yang ada dipusat akan lengkap dan kendala yang terdapat dilapangan juga bisa diketahui.

Sementara Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta berharap dengan program ini kualitas petani dan hasil pertanian di Klungkung pada khususnya akan menjadi meningkat. Karena seperti yang diketahui sektor pertanian merupakan mata pencaharian utama bagi masyarakat selain pariwisata.022

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!