16 Autogate dipasang jelang IMF WB di bandara Ngurah Rai

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Untuk mempermudah dan memperlancar peserta delegasi IMF World Bank 2018, dalam melakukan pemeriksaan di pintu kedatangan bandar udara I Gusti Ngurah Rai. Pihak Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai bekerjasama dengan Angakasa Pura I, akan melakukan pemasangan autogate (konter elektronik otomatis) di kawasan bandara. Dimana alat tersebut, Rabu (11/10) telah tiba di bandara Ngurah Rai dan siap untuk dipasang. “Sebagian besar peralatan ini sudah sampai di Bandara Ngurah Rai, kita masih pada tahap persiapan perakitan atau pemasangan di lokasi,”terang Kepala Humas dan Bagian Hukum PT Angkasa I Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, Kamis (12/7).

 

Dipaparkannya autogate tersebut berjumlah 16 unit, dimana 6 unit akan dipasang di pintu kedatangan internasional dan 10 unit di pintu keberangkatan internasional. Adapun tootal anggaran untuk alat tersebut sebilai Rp 100 milyar dan pemasangan itu ditarget selesai pqfa bulan Agustus 2018. Setelah terpasang semuanya nanti alat tersebut tentunya akan dilakukan ujicoba. “Dalam kondisi normal, proses pengoperasian Autogate membutuhkan maksimal 30 detik saat proses scanning. Tapi untuk perbandingan kecepatan antara pelayanan counter dan autogate, itu biar pihak imigrasi yang menjelaskan langsung,”sebutnya.

 

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum dan HAM Bali, Maryoto Sumadi tidak memungkiri bahwa seluruh peralatan elektronik untuk autogate, sudah tiba di Bali. Dengan autogate tersebut pihaknya berharap agar para delegasi yang berjumlah 15 ribu orang dari 189 negara, bersama dengan 42 ribu rombongan lainnya, tidak akan mengalami antrian ketika tiba di bandara Ngurah Rai. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penambahan peralatan komputer untuk konter yang manual, untuk memaksimalkan pelayanan.

 

Setelah alat tersebut semuanya terpasang, barulah alat tersebut akan diujicobakan pada bulan September 2018. Selain autogate, pihaknya juga akan menyiapkan konter khusus bagi delegasi dan anggotanya. Sehingga mereka bisa diberikan pelayanan khusus dan tidak ikut berbaur dengan penumpang lainnya. “Untuk memaksimalkan pelayanan, kami juga melakukan kesiapan sumber daya manusia (SDM) dengan menyiapkan pegawai baru sebanyak 150 orang,”sebutnya. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!