111 Pelanggaran Pada Operasi Zebra di Catur Muka  

posbali.id

Jajaran Sat Lantas Polresta Denpasar bersama Provos dan Pomdam lX/Udayana menggelar operasi Zebra Agung di Jalan Surapati Timur tepatnya sebelah timur Catur Muka,Kamis (9/11).

 

Puluhan petugas ini, memeriksa surat-surat ratusan kendaraaan dan SIM pengendaranya. Selain masyarakat sipil, anggota TNI, Polri dan PNS tak luput dari pemeriksaan. Tampak beberapa pengendara yang merasa dirinya tidak melengkapi surat-surat kendaraan pintar mencari kelengahan petugas dan beberapa pengendara tampak kabur dari pemeriksaan petugas, Namun banyak juga pengendara baik sepeda motor  maupun mobil yang terjaring Razia Operasi Zebra Agung 2017 tak warga lokal namun ada tiga warga negara asing juga ikut terjaring dalam operasi tersebut.

 

Wakasat Lantas Polresta Denpasar AKP Gede Sumadra menyampaikan operasi Zebra kali  menggandeng Polisi Militer sekitar 12 orang, dengan menyasar kendaraan roda dua, khususnya para anak-anak dibawah umur. ” Kita juga menyasar anak-anak yang dibawah umur 17 tahun kebawah, yang memang dalam undang-undang tidak boleh mengoperasikan kendaraan. Selain itu kendaraan yang nopolnya tidak sesuai spektek, dan kelengkapan kendaraan seperti STNK dan SIM,” ujarnya

 

Sumadra juga menjelaskan, di hari ke 9 operasi Zebra Agung di kawasan Denpasar ini, bertujuan untuk meningkatan kepatuhan, disiplin, mengurangi pelanggaran dan menurunkan angka kecelakaan pada masyarakat. ” Kenapa kita menyasar kendaraan roda dua, karena selama ini yang mendominasi tingginya angka kecelakaan. Apalagi yang anak dibawa umur yang kurang cakap berlalu lintas dan rasa disiplinnya masih kurang. Sehingga kita harus lebih maksimal lagi untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada pemula dengan melalui operasi Zebra Agung ini,” imbuhnya

 

Terkait hasil operasi Zebra dikawasan Denpasar, Sumadra menyampaikan data di hari ke tujuh yang mencapai 1.651 pelanggaran yang sudah ditindak dan didominasi roda dua. ” Pelanggaran yang paling banyak tidak ada kelangkapan dokumen pribadi seperti SIM dan STNK. Sisanya kendaraan yang nomor Polisinya tidak sesuai dengan spektek,” ujarnya.

 

Dia menyebutkan razia yang dilakukan hari ini tepatnya hari ke 9 operasi dilakukan ini pihaknya telah memeriksa 900 kendaraan yang terdiri dari 800 sepeda motor dan 100 kendaraan roda empat. Jumlah pelanggaran pengendara tanpa membawa SIM 70 orang, pengendara tanpa membawa STNK 19, pengendara tanpa surat 20, tanpa ijin 1, dan  TNKB 1. Jadi jumlah pelanggaran secara keseluruhan semuanya 111 pelanggaran. “Hari ini kami menyita STNK, SIM, dan sepeda motor yang melakukan pelanggaran. Tadi juga ada 3 WNA yang melakukan pelanggaran karena tidak memiliki SIM internasional,”ucapnya. sin

 

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!